Oleh Lily Marliyuana
Nama itu…baru mendengarnya saja aku sudah bergidik. ”Hati-hati dengan bu Soma…Awas…beliau sudah kondang galaknya,” ujar kakak kelas kami menakuti. ”Beliau itu dosen perpustakaan terbaik di Indonesia. Kalau kalian tidak lulus mata kuliahnya, tak ada artinya nilai kalian yang lain,” sambungnya.
Kami terdiam, tak berucap sepatah kata pun. Aku menerawang membayangkan dosen galak yang mereka maksud. Apakah dia segalak guru keterampilan tikku dulu. Beliau tak kan segan mencubit kulit perut kami jika saat mengetik kami kedapatan mengintip huruf-huruf yang berderet di keyboard Read the rest of this entry »
Filed under: Serba serbi , Lily Koeshartini Somadikarta (almarhum)
Kamis, 02 April 2009 , 00:10:00
BANDUNG, (PRLM).- Masyarakat Jawa Barat di 26 Kabupaten/kota akan segera dapat mengakses secara gratis seribu buku langka, fiksi dan nonfiksi, pada 2010 mendatang. Saat ini, program otomasi (digitalisasi) buku-buku langka di Jawa Barat baru mencapai sekitar 200 ekslempar. Sisanya diharapkan akan selesai pada 2010 mendatang.
Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat Dedi Junaedi mengatakan, pengotomasian buku-buku langka sangat penting untuk melestarikan budaya Sunda. “Banyak buku karya penulis Read the rest of this entry »
Filed under: Serba serbi, TIK , Koleksi langka
Lu pade kenal Winnetou, Kara Ben Namsi, Old Shatterhand? Ya, mereka tuh tokoh-tokoh dalam buku karangan Karl May. Dalam buku ini diungkapkan semua sejarah, biografi Karl May dari kelahiran, kehidupan pribadinya, hingga keluar masuk penjara.
Carl Friderich May alias Carl May (1842-1912) tuh lahir 25 Februari 1842 jam 10 malam di Kampung Ernstall daerah Saksen Jerman Timur. Daerah miskin yang sebagian besar dihuni penenun. Dari 14 sodaranya hanya 5 yang hidup. Karl May adalah laki dari seluruh saudaranya. Kehidupan yang miskin menyebabkan malnutrisi dan mengakibatkan kebutaan setelah kelahirannya. Read the rest of this entry »
Filed under: Resensi Buku , Karl May, PKMI, Resensi Buku
Komentar Terakhir