Posted by: alumnipip on: Juli 20, 2011
Stok opname dan weeding (penyiangan) merupakan satu proses satu kesatuan dalam pembinaan koleksi sebuah perpustakaan. Jajaran koleksi yang tersimpan dalam rak-rak dalam jangka waktu minimal 1 tahun harus distok opname.
Stock opname adalah suatu kegiatan untuk melakukan penghitungan ulang koleksi perpustakaan secara menyeluruh. Tujuan stock opname adalah untuk mengetahui jumlah rill koleksi perpustakaan, baik yang masih tersimpan ataupun yang sudah hilang.
Koleksi dalam bahan pustaka di rak akan mengalami penyusutan karena beberapa faktor. Penyebabnya antara lain karena dipinjam, hilang, atau tidak berada di posisinya. Selain itu koleksi juga mengalami kerusakan yang disebabkan karena manusia dan atau masalah penyimpanan. Misalnya buku robek, jilidannya rusak dan atau warna memudar dan kusam termakan usia.
Pertambahan koleksi melalui pengadaan bahan pustaka baik melalui pembelian, hadiah atau hibah menyebabkan koleksi bertambah dengan cepat. Jika tidak diimbangi dengan ruangan yang memadai akan menyebabkan tidak tertampungnya koleksi.
Jumlah koleksi yang banyak namun unusefull (tidak bermanfaat) bagi pemustaka bisa diartikan tidak sehat. Sering ditemukan di koleksi perpustakaan yang dari awal disimpan, sampai lima tahun tidak pernah sekalipun dipinjam.
Step by Step Stock Opname
1. membuat kerangka acuan kerja (KAK)
KAK dalam perpustakaan merupakan suatu acuan kegiatan. Perencanaan jangka waktu, SDM, Dana dan bahan yang diperlukan
2. Pelaksanaan
Cara yang paling mudah adalah dengan mencocokan shelflist dengan daftar koleksi yang tersimpan di rak. Hasil temuan di rak kemudian di laporkan dalam bentuk laporan, jumlah buku yang
a. tersedia
b. hilang
c. rusak
d. eks per judul
e. dipinjam
Weeding/ Penyiangan
Perkembangan iptek mengakibatkan koleksi perpustakaan tidak relevan lagi, ketinggalan jaman, atau sudah tidak diperlukan pemustaka. Selain itu, ruang koleksi yang terbatas, membutuhkan perhatian pengelola perpustakaan untuk memilih koleksi yang akan dijadikan koleksinya.
Penyiangan koleksi adalah kegiatan memindahkan / mengeluarkan koleksi dari tempat penyimpanan dan selanjutnya tidak dilayankan.
Ranganathan seorang pustakawan terkenal dari India, membuat suatu acuan dalam melakukan penyiangan.
1. Book are for use
2. Every reader his book
3. Every reader its reader
4. Save the time of the reader
5. A library is growing organism
Menurut Larson, Jeannette: 2008, koleksi buku yang bisa disiangi terdiri dari
M: Missleading : buku-buku yang isinya menyesatkan; datanya sudah ketinggalan khususnya buku-buku kelas 600.
U : Ugly : buku yang penampilannya sudah kusam, tidak terpelihara dan tidak dibutuhkan pemustaka
S: Superseded : Buku-buku yang suah ada gantinya / edisi revisinya
T: Trivial : buku-buku yang kurang manfaat atau isinya tidak lagi menjadi perhatian pemustaka
I: Irrelevant: sudah tidak relevan, isinya tidak sesuyai dengan tujuan perpustakaan tersebut
E: Elsewhere: Buku tersebut tersedia dimana-mana
Sedangkan koleksi yang perlu dipertahankan adalah koleksi dengan kriteria sebagai berikut
1. buku yang berkaitan dengan sejarah lokal
2. buku yang ditulis pengarang setempat
3. buku referens lama yang belum ada penggantinya / revisinya
Stok opname dan wedding merupakan salah satu usaha yang bisa dilakukan oleh perpustakaan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah terjadi dan pengendalian koleksi bahan pustaka. Stok opname dapat dilakukan secara berkala tiap tahun. Pengelola perpustakaan harus memasukan suatu perencanaan kegiatan ini dalam program kerjanya.
End.
Komentar Terakhir